ABSTRAK

Usia dini merupakan periode awal yang paling penting dan mendasar sepanjang rentang pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Pada masa usia dini, semua potensi anak   berkembang   sangat   cepat.   Fakta   yang   ditemukan   oleh   ahli-ahli   neurologi, menyatakan bahwa sekitar 50% kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun dan 80% telah terjadi ketika berusia 8 tahun. Pertumbuhan fungsional sel-sel syaraf tersebut   membutuhkan   berbagai   situasi   pendidikan   yang   mendukung,   baik   situasi pendidikan keluarga, masyarakat maupun sekolah.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pendidikan anak usia dini, pemerintah sudah mengembangkan Kurikulum PAUD dan perangkatnya yang dijadikan acuan bagi penyelenggaraan  PAUD.  Kurikulum  PAUD  hendaknya  disusun  berdasarkan  landasan teoritik,  yuridis,  dan  empiric.  Hingga  saat  ini  belum ditetapkan   Standar  Nasional Pendidikan  untuk  PAUD  sebagai  acuan  penyusunan  KTSP.  Untuk  itu  perlu  disusun naskah akademik kajian kebijakan kurikulum PAUD.

Penyusunan naskah akademik kajian kebijakan kurikulum PAUD bertujuan untuk memberikan landasan teoritik (keilmuan) dan empirik bagi perumus kebijakan dan penyelenggara  PAUD  pada  berbagai  kelembagaan.  Hasil  kajian  ini  diharapkan  dapat menjadi       kerangka  acuan  secara  konseptual  akademik  dalam  mengembangkan  Standar Nasional Pendidikan (SNP) terutama Standar Kompetensi Lulusan (untuk PAUD disebut Standar Kompetensi Akhir Usia) dan Standar Isi Perkembangan (SIP).

Kajian Kebijakan Kurikulum PAUD meliputi kajian dokumen dan kajian pelaksanaan kurikulum PAUD serta permasalahannya. Selain itu juga dilakukan  kajian pustaka (kajian teoritis) berbagai landasan keilmuan yang dapat mendasari atau menjadi pijakan PAUD. Peserta yang terlibat dalam kajian ini terdiri atas ahli PAUD dari perguruan tinggi, Guru dan Kepala Sekolah TPA/KB/TK/RA. Kajian ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan, meliputi: penyusunan desain, seminar, studi dokumen, workshop dan presentasi. Dari hasil kajian  dokumen  dan  kajian  pelaksanaan  kurikulum  PAUD  ditemukan  banyak  masalah yang meliputi semua dokumen kurikulum dan pelaksanaannya.

Dari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa Standar Kompetensi TK/RA dan Menu Pembel Generik belum sesuai dengan landasan teoritis (landasan psikologis), terutama dalam hal penyusunan gradasi perkembangan dan lingkup perkembangan. Kajian ini menghasilkan beberapa rekomendasi, yaitu perlu dilakukan riset perkembangan anak usia dini Indonesia sebagai acuan empirik dalam menyusun SKAU (Standar Kompetensi Akhir Usia) dan SIP (Standar Isi Perkembangan),  perlu disusun tahapan perkembangan  anak mulai dari lahir sampai   usia   delapan   tahun   sebagai   dasar   penentuan   SK   dan   KD   sehingga   ada kesinambungan kompetensi dari TB/KB, TK/RA, hingga SD kelas awal; dan perlu dikembangkan  Standar Nasional Pendidikan untuk anak usia dini yang didasarkan pada naskah akademik.

Share this post

Leave a Reply