Tantangan :
- kebijakan lokal (bukan perangkat hukum yang berlaku secara nasional) yang masih terkesan memarginalkan anak yang dinilai tidak mampu secara akademis.
- kenyataan bahwa masyarakat cenderung ke arah segregasi demi eksklusifitas dan citra diri
- faktor sumber daya, baik berupa sarana prasana fisik, perangkat kurikulum, dan tenaga kependidikan, yang memang masih belum dapat memenuhi tuntutan pendidikan inklusi yang sangat idealis.
Modal :
- Relasi personal
- Collaborative consultation ; Kesamaan (mutuality) dan Timbal Balik (reciprocity)
Usulan Jawaban : B-bIO (Brain-based Integrated Outline)
- Wheel of Will; hakikat diri sebagai mahluk pribadi (afeksi, kognisi, dan konasi), sosial, dan spiritual yang memiliki tujuan hidup dan berkomitmen menjalankan kehidupan
- Awesome Keys; kunci-kunci penggerak komitmen yang didasari niat (intensi) untuk mencapai tujuan, terdiri dari AWare, Expose, Synchonize, cOnstruct, autoMize, integratE
- Existence Tracks; jalur-jalur eksistensi diri yang dipilih, baik secara sadar maupun tidak sadar, dan berlangsung seumur hidup, terdiri dari Fisik, Emosi, Sosial, Logika-Kognitif, Seni-Natural, Moral-Spiritual
- Big Village Inspiration; elemen-elemen dari luar diri yang mempengaruhi pemikiran, perasaan, dan perilaku dalam pengambilan keputusan sehari-hari, terdiri dari teori/paradigma ilmiah, pakar, regulasi hukum, norma budaya, kisah-kisah aspirasi, dan alam
- Collaborative Inovation; kerjasama yang bersifat kolaboratif antar berbagai komponen untuk berinovasi sepanjang hayat, terdiri dari target, alat yang digunakan, organisasi (diri/kelompok), sarana & prasarana, dana, dan pihak lain yang terlibat
- Masterpiece; pencapaian satu atau lebih puncak keberhasilan
Wheel of Will
- Hakikat : pendidikan adalah hak setiap orang, setiap anak memiliki keunikannya masing-masing, dan meyakini bahwa memisahkan ABK dari teman-temannya yang normal mengingkari kedua prinsip tersebut
- Visi : memenuhi kebutuhan semua pembelajar, baik itu siswa reguler, ABK, bahkan sampai pada guru, karyawan, kepala sekolah, orang tua, maupun masyarakat umum
- Komitmen : mewujudkan PAUD berkualitas yang menjadi hak bagi semua kalangan
Awesome Keys
dalam kebijakan sekolah:
- AWare; menyadari bahwa anak dari beragam latar belakang dan kemampuan mempunyai kesempatan yang sama untuk belajar dan mengekspresikan dirinya di kelas dan di sekolah.
- Expose; membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi setiap anak untuk dapat menjadi dirinya sendiri dan sekaligus sebagai bagian dari kelompoknya
- Synchronize; menyelaraskan seluruh program kegiatan dengan berbagai kebutuhan yang sangat beragam dan khas yang dimiliki oleh setiap anak
- cOnstruct; menyediakan lingkungan pengalaman yang kondusif bagi pengoptimalisasian proses tumbuh kembang anak sesuai dengan kecepatan perkembangannya masing-masing
- autoMize; membiasakan terciptanya hubungan yang wajar, manusiawi, dan personal yang dapat terinternalisasi secara positif dalam membangun karakter anak Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab
- intEgrate; mengintegrasikan keberagaman dalam kebersamaan yang harmonis demi terwujudnya sebuah sistem sosial yang saling menghargai keunikan masing-masing dan mendukung tercapainya eksistensi semua pihak
dalam desain pembelajaran:
- AWare yang merupakan kesadaran awal, diberikan pada kegiatan pra-paparan yang dikerjakan di rumah serta diskusi yang disampaikan guru sebelum dan setelah kegiatan belajar
- Expose yang berarti memberikan ragam stimulus optimal pada seluruh indra sensori siswa.
- Synchronize di mana proses belajar dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
- cOnstruct. Semua aktivitas, tata ruang kelas, mainan yang disediakan, alat bantu belajar yang digunakan bahkan instruksi yangn diberikan dalam proses belajar disiapkan untuk anak dan dirancang dengan tujuan yang jelas dengan hasil yang dapat diukur.
- autoMize. Konsep ini diaplikasikan pada pelaksanaan kegiatan rutin di sekolah agar anak dan seluruh elemen sekolah terbiasa pada kebiasaan-kebiasaan baik, sehingga perilaku positip menjadi hal spontan.
- intEgrate. Konsep ini teraplikasi dalam lingkungan belajar yang inklusi dalam atmosfer yang terpadu, memenuhi kebutuhan dan melibatkan semua anggota kelas
sebagai pedoman guru:
- AWare (spending ten minutes in silence and see the potential),
- Expose (involve all the sensory),
- Synchronize (feel the body, touch the emotion, hear the thought, make the connection),
- cOnstruct (build the experience and be talented),
- autoMize (skip the thinking part and be spontaneous),
- intEgrate (blend it all and become one with The Source)
Existence Tracks
Jalur Eksistensi dalam Desain Organisasi Pembelajaran:
- Fisik : berbagai sarana fisik
- Emosi : umpan balik yang positif, spesifik, tepat, dan nyaman
- Sosial : jejaring sosial
- Logika : materi/ keterampilan yang telah dikuasai, proses pemecahan masalah secara mandiri, serta tujuan belajar yang konkret, spesifik, dan mempunyai rentang waktu tertentu dalam bentuk bahasa maupun matematika
- Seni – Natural : keindahan alam, keharmonisan hubungan antar berbagai hal, keunikan dari masing-masing benda, proses, maupun peristiwa, serta kebebasan berekspresi
- Moral – Spiritual : nilai-nilai universal dalam berhubungan dengan alam, sesama manusia, dan Tuhan YME
Tujuan Pemanfaatan Jalur Eksistensi :
- pencapaian target-target kesehatan, kekuatan, dan keterampilan maupun koordinasi tubuh/ fisik
- pencapaian target-target perkembangan identifikasi, ekspresi, dan kontrol emosi yang bersifat intrapersonal
- pencapaian target-target perkembangan kompetensi sosial
- pencapaian target-target perkembangan logika – kognitif yang mengintegrasikan kemampuan bahasa (lisan dan tulisan), logika matematika (bentuk, bilangan, ukuran, pola, estimasi, statistik dan geometri), dan kecakapan pemecahan masalah
- target-target perkembangan imajinasi dalam seni
- pencapaian target-target perkembangan moral – spiritual
Big Village Inspiration
Elemen yang memberi Inspirasi:
- norma budaya setempat maupun secara global
- kekayaan alam di lingkungan sekitar
- perangkat-perangkat hukum
- kemajuan ilmu dan teknologi k
- eberadaan pakar dari berbagai bidang terkait
- kisah-kisah praktis yang menjadi aspirasi
Collaborative Inovation
Komponen yang saling berkolaborasi dalam Inovasi Pendidikan:
- Peserta Didik
- Kurikulum
- Sarana & Prasarana
- Organisasi
- Pendanaan
- Masyarakat
Masterpiece
mentransformasi berbagai elemen sekolah sebagai sarana yang ideal bagi proses pertumbuhan dan perkembangan kepribadian dengan lebih mengedepankan rasa cinta dan kemampuan berlogika untuk mencapai tujuan hidupnya
salam, Yanti D.P.
Recent Comments