Pendidikan anak usia dini memiliki fungsi utama mengembangkan  semua aspek   perkembangan   anak,   meliputi   perkembangan   kognitif,   bahasa,   fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional. Berbagai hasil penelitian menunjukkan  bahwa  ada  hubungan  yang  sangat  kuat  antara  perkembangan yang dialami anak pada usia dini dengan keberhasilan mereka dalam kehidupan selanjutnya.  Misalnya,  anak-anak  yang hidup dalam  lingkungan  (baik di rumah maupun di KB atau TK) yang kaya interaksi dengan menggunakan bahasa yang baik  dan  benar  akan  terbiasa  mendengarkan   dan  mengucapkan   kata-kata dengan  benar,     sehingga     ketika     mereka     masuk  sekolah,  mereka  sudah mempunyai modal untuk  membaca. (http://www.whitehouse.gov/infocus/earlychild-hood/sect2.html).

Sehubungan  dengan fungsi-fungsi  yang telah dipaparkan  tersebut,  maka tujuan pendidikan anak usia dini dapat dirumuskan sebagai berikut.

a.   Memberikan pengasuhan dan pembimbingan yang memungkinkan anak usia dini tumbuh dan berkembang sesuai dengan usia dan potensinya.

b.  Mengidentifikasi penyimpangan yang mungkin terjadi, sehingga jika terjadi penyimpangan, dapat dilakukan intervensi dini.

c.   Menyediakan   pengalaman   yang  beranekaragam   dan  mengasyikkan   bagi anak usia dini, yang memungkinkan mereka mengembangkan  potensi dalam berbagai  bidang,  sehingga  siap  untuk  mengikuti  pendidikan  pada  jenjang sekolah dasar (SD).

NASKAH AKADEMIK PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PG-PAUD) DEPDIKNAS

Share this post

Leave a Reply