B-bIO (Brain-based Integrated Outline) merupakan sebuah pola dalam sistem pencapaian eksistensi diri yang bersifat horizontal sekaligus transedental dengan mengacu pada prinsip kerja otak. B-bIO juga merupakan pengembangan irisan-irisan proses pemerolehan pengetahuan pada orang dewasa maupun proses pembelajaran yang berlangsung pada anak-anak.
Secara sistem, B-bIO menggunakan penggerak utama yang dinamakan Awesome, yaitu aware, expose, sinchronize, construct, automize, dan integrate. Pada lingkup pendidikan, penggerak tersebut berproses pada guru dalam upayanya mencapai eksistensi diri dan sekaligus berproses bersama siswa maupun seluruh elemen sekolah untuk dapat menciptakan satu atau lebih puncak-puncak keberhasilan dalam hidup yang bermakna.
Pada tataran aplikasi, pola tersebut terbukti bermanfaat secara timbal balik bagi seluruh elemen yang terkait dalam proses pembelajaran, khususnya pada praktek pendidikan bersifat inklusif yang berpegang pada prinsip bahwa inti dari keberhasilan proses pembelajaran adalah strategi dalam menerima dan menjalin komunikasi dan relasi personal tanpa mendiskrimasikan predikat yang disandang.
Strategi pembelajaran yang menggunakan pola B-bIO tersebut dilakukan oleh Sekolah Bintang Bangsaku selama 7 (tujuh) tahun terakhir ini. Strategi tersebut relatif berhasil mentransformasi berbagai elemen yang terkait dengan proses pembelajaran di lingkup sekolah untuk menjadi lebih mengedepankan rasa cinta dan kemampuan berlogika. Transformasi yang diperlukan dalam upaya memenuhi kebutuhan semua pembelajar, baik itu siswa-siswa reguler, siswa yang berkebutuhan khusus, bahkan sampai pada guru, karyawan, kepala sekolah, orang tua, maupun masyarakat umum.
Manfaat yang tampak dalam keseharian di Bintang Bangsaku dapat menjadi pijakan pertama dalam upaya menggugah kesadaran bahwa dalam lingkungan masyarakat inklusif bahwa kita harus siap untuk mengubah dan menyesuaikan sistem, lingkungan, dan aktivitas, serta mempertimbangkan kebutuhan semua orang.
Salam, Yanti D.P.
Recent Comments